Pesan Rahmah KH Yahya Cholil Staquf, Untuk Perdamaian Dunia
![]() |
| foto: Istimewa |
Tiba-tiba dunia mafhum peranan apa yg bisa
dimainkan oleh Kiai, NU dan Indonesia. Konsisten membawa pesan yg melampaui
keadilan yg diperebutkan dan perdamaian yg dipertarungkan, yaitu pesan
Rahmah.
Rahmah tidak hanya menuntut tapi memberi
keadilan. Pesan untuk pihak yg bertikai.
Betapa sering kita menuntut atas nama keadilan,
tapi tanpa Rahmah, kita hanya akan menuntut, dan lupa untuk juga memberi
keadilan. Ini pesan yg menohok.
Anda menuntut hak atas tanah, tapi sudahkah anda
jg memberi keadilan pada pihak lain.
Pahamkah anda apa yg dituju Kiai Yahya?
Pesan Rahmah disampaikan dg cara yg Rahmah. Tak
ada caci-maki; tak ada penghakiman pada pihak yg bertikai, tapi semua yg paham
bisa merasakan pembelaan yg jelas pada perdamaian dan rekonsiliasi.
Yang berharap akan keluar cacian pada pihak
tertentu, pasti kecewa. Inilah Rahmah!
‘I stand with palestine’ dimaknai lewat pesan
Rahmah. Bukan dipahami secara literal “saya berdiri” karena pesan Rahmah
disampaikan dg kalem dan duduk santai. Mendukung Palestina bukan krn membenci
Israel, tapi karena perwujudan Rahmah. Itupun disampaikan tanpa nada heroik.
Kalem!
Dunia telah melihat seorang Kiai dari Rembang,
datang atas nama pribadi ke Yerussalem, bicara dengan datar dan kalem, mencari
titik temu (kalimatun sawa) lewat konsep Rahmah yg merangkul, bukan memukul.
Aku menyebutnya suara adem dan kalem dari
Rembang menyampaikan pesan langit
Peradaban dunia saat ini terancam oleh konflik
global. Tiga jantung persoalan harus ditembus utk menyampaikan pesan Rahmah.
Sebelumnya Kiai Yahya sdh ke gedung putih ketemu Wapres Amerika, lantas ke
Yerussalem, tinggal satu lagi: ketemu putra mahkota MBS di Saudi Arabia.
Anda boleh tidak setuju dg apa yg dilakukan Kiai
Yahya. Tapi jangan meremehkan pesan Rahmah yang dibawanya untuk perdamaian
dunia. Ini adalah pesan langit. Anda mungkin tidak menyadarinya, tapi Kanjeng
Nabi ada di sana saat pesan Rahmah itu diucapkan Kiai Yahya.
“Tidaklah Kami mengutusmu wahai Muhammad kecuali
sebagai rahmat untuk semesta alam”
Setiap umat Muhammad yang menggaungkan kembali
pesan Rahmah yg telah diajarkan Nabi, sejatinya akan didampingi dan dibela oleh
Nabi Muhammad.
Ini bukan lagi masalah Kiai Yahya, NU dan
Indonesia.
Pesan langit sdh disampaikan Kiai Yahya.
Caci-maki sdh beliau terima. Banyak pihak berlepas diri. Banyak pihak
meninggalkannya. Namun mereka yg paham bahwa ini pesan langit, akan menyebut
asma-Nya dan bershalawat pada Kanjeng Nabi.
Mari kita terus sampaikan pesan Rahmah ini
Tabik,
Nadirsyah Hosen
Rais Syuriah PCI Nahdlatul Ulama
Australia - New Zeala
