Breaking News

LTN NU Berkomitmen Membuat 10 Stasiun Radio dan Televisi Digital

Kopdar LTN Nasional (Foto: LTN) 


Bonder, LTN NU Jaktim - Pada 23 November 2017 bertempat di Ponpes NU al-Manshuriyah Ta’limusibiyan, Bonder, Lombok Tengah, LTN NU se-Indonesia mengadakan kopdar untuk membahas program-program strategis ke depan. Turut hadir dalam acara tersebut mewakili KPI Pusat Agung  dan Ubed panggilan  kedua pria tersebut.

Delegasi LTN NU Cianjur berjumlah 7 orang, terbanyak dibandingkan delegasi LTN NU dari pelbagai daerah lain.

Dalam acara tersebut, dibicarakan kemungkinan dan peluang memperluas cakupan dakwah Islamiyah an-Nahdliyah melalui media radio.

Disampaikan oleh kedua narasumber, KPI akan mem-publish sejumlah frekuensi radio baru yang bisa diserap oleh LTN NU demi tujuan dakwah. Pembukaan frekuensi baru itu akan dimulai per Januari 2018.

Dalam proses itu, LTN NU dari daerah manapun diminta untuk mempersiapkan PT dan membuat proposal kerjasama pembangunan radio komunitas.

Seiring diskusi, diambil suatu kesepakatan bahwa untuk permulaan, secara kolektif LTN NU akan membuat 10 radio.

LTN NU Cianjur dipercaya sebagai leading figure dalam proses pembuatan meta-rencana tersebut. Selain radio, isu strategis pertelevisian juga dibahas. Namun, karena belum ada slot frekuensi televisi yang tersedia, ditambah rencana digitalisasi televisi per 2020, belum ada diskusi intensif yang dilakukan tentang kemungkinan LTN NU memiliki stasiun televisi sendiri.

Diskusi dilanjutkan dengan diskusi tentang buku dan penerbitan. Turut  hadir sebagai narasumber adalah DR Kisbi, utusan dari LTN Kudus.

Diskusi diawali dengan membahas instrumentalitas karya buku cetak, baik sebagai dakwah maupun bisnis yang bisa sustainable. Dalam proses mewujudkan cita-cita tersebut, akan ditempuh strategi pembagian komisariat berdasarkan wilayah.

Tim redaktur akan diangkat dan mulai menyeleksi naskah yang masuk. Dalam proses pemasaran, akun fanspage yang terafiliasi dengan LTN NU akan dimanfaatkan.

Irfan L. Sarhindi,
LTN NU Cianjur