Breaking News

Obyek (موضوع) Pembahasan llmu Tajwid Merupakan Bagian dari pada Mabadinya

Foto: Ilustrasi *(AJP)


Jakarta, LTN NU Jaktim - Obyek (موضوع) Pembahasan llmu Tajwid Merupakan Bagian dari pada Mabadinya

Oleh:
Drs.Nur Ali Al-Fatawiy

Mabadi (مبادي)  artinya penduhuluan, yakni pendahuluan bahasan llmu Tajwid. Pendahuluan ilmu tajwid yang lainnya adalah obyek ilmu tajwid atau dalam istilah ilmu tajwid dikenal dengan sebutan Maudhuu' llmi Tajwiid (موضوع علم التجويد), artinya obyek llmu Tajwid.

Apa yang menjadi obyek pembahasan ilmu tajwid itu? Mari kita perhatikan tulisan sebagai berikut.

الموضوع لعلم التجويد هو كلمات القرأن من حيث يبحث فيها عن مخارج الحروف وصفاتها

Obyek pembahasan ilmu tajwid adalah kalimah-kalimah atau kata-kata yang ada dalam Al-Qur'an yang pembahasannya itu tentang makharij huruf (tempat-tempat keluarnya suatu huruf) dan sifat-sifat dari huruf-huruf itu sendiri.

Berdasarkan spesifik obyek pembahasan ilmu tajwid tersebut, maka dalam ilmu tajwid ini akan timbul dua istilah, yakni: 1) kalimah atau kata dan 2) huruf atau huruf-hurufm. Berikut paparannya satu per satu, yakni:

1) Kalimah

Kalimah atau tulisan Arabnya adalah (كلمة) ini sebenarnya tidak sama dengan istilah kalimat yang sudah jadi istilah untuk tata bahasa lndonesia.

Kalimat dengan (t) huruf akhirnya ini menunjukkan kepada susunan beberapa kata yang membentuk kalimat sempurna yang jika dibandingkan dalam istilah ilmu nahwu disebut dengan istilah jumlah (جملة), jumlah artinya  kalimat dalam istilah tata bahasa lndonesia.

Sebagai mana sudah kita ketahui bahwa istilah kalimat ini sebenarnya merupakan istilah yang ada pada tata bahasa lndonesia, ia adalah kata serapan dari bahasa Arab, yakni (كلمات).

 Istilah (كلمات) yang  huruf akhirnya (t) itu atau disebut pula dengan berakhiran ta' mabsuthah (تاء مبسوطة) ini, menunjukkan kata jamak mu'annats salim, yakni kata yang menunjukkan banyak atau jamak yang beraturan.

Bagaimana jamak itu beraturannya? Beraturannya adalah selalu berakhiran huruf ta' yang bentuk ta' nya bergelar atau istilahnya adalah ta' mabsuthah atau tulisan Arabnya (تاء مبسوطة), artinya: huruf ta' yang bentuknya gelaran seperti tiker, karpet, taplak meja atau perahu dan atau lainnya.

Istilah yang digunakan dalam ilmu tajwid ini bukan istilah kalimat (كلمات) itu tapi yang dipakai adalah istilah kalimah (كلمة) dengan akhiran huruf (h) atau istilah Arabnya, yakni ta' marbuthah atau (تاء مربوطة).

Adapun pada tulisan Arab di atas yang berbicara tentang obyek ilmu tajwid ada tertulis (كلمات) ada (ت) di akhirnya, yang artinya kata-kata atau beberapa kata. Jadi, maknanya itu bukan kalimat sempurna.

Kenapa demikian? Karena memang dalam ilmu tajwid itu bukan hanya berbicara bagaimana bunyi dalam satu kata tapi juga berbicara pada lebih dari satu kata, seperti bagai mana bunyi nun mati jika bertemu kepada kata lain yang ada di depannya.

Walaupun itu ada tulisan (كلمات) dengan (ت) mabsuthah tapi maksudnya adalah kalimah-kalimah yang tidak membentuk sebuah kalimat sempurna dalam istilah tata bahasa lndonesia.

Nah, kalimah-kalimah yang tidak membentuk sebuah kalimat sempurna dalam tata bahasa lndonesia inilah yang ditulisnya menggunakan ta' marbuthah atau (تاء مربوطة). Apa arti ta' marbuthah atau  (تاء مربوطة) itu? Artinya adalah ta' berbentuk bulat, yakni seperti taplak meja yang ujung-ujung dan sisi-isinya diikat membentuk buntelan atau seperti balon ditiup yang lubangnya diikat dengan karet sehingga membentuk seperti ta' marbuthah itu.

Istilah kalimah yang dengan (h) tersebut  mengandung arti sebuah kata. Kenapa dengan akhiran huruf (h)? Karena  bunyi ta' marbuthah atau bunyi (تاء مربوطة) itu ketika tidak dilanjutkan mengucapkannya, bukan berbunyi /t/tapi berbunyi /h/.

Berasal dari kata kalimah (كلمة) ini, maka dalam istilah ilmu tajwid nanti akan ada istilah lain, yakni: kalimiy atau tulisan Arabnya adalah (كلمي), artinya bangsa kata.

2) Huruf


Huruf adalah satuan bunyi terkecil yang membentuk sebuah kata.

Huruf yang dibahas dalam ilmu tajwid adalah harfun mabani atau tulisan Arabnya (حرف مباني), artinya huruf yang digunakan untuk membentuk sebuah kata dalam Al-Qur'an dan ilmu tajwid ini bukan membahas harfun ma'ani atau tulisan Arabnya adalah
, (حرف معاني)
yakni huruf yang mengandung arti bahasa. Seandainya itu pun dibahas tapi bahasannya hanya sekedar bagai mana cara mengucapkannya saja.

Obyek pembahasan atau (موصوع) ilmu tajwid ini bukan membahas bagai mana bunyi ucapan huruf-huruf atau kalimah-kalimah Al-Qur'an ditulis tapi membahas bagai mana tulisan huruf-huruf Al-Qur'an atau kalimah-kalimah yang ada dalam Al-Quran itu, yakni  bagaimana cara  bacanya. Nah, itu semua di tata dalam ilmu tajwid.

-----------------------'
Penulis:
Rois Syuriyah MWC NU Cipayung Jakarta Timur.